Memahami User Experience (UX) dan Dampaknya pada Konversi
Blog/UX Design
UX Design

Memahami User Experience (UX) dan Dampaknya pada Konversi

UX bukan dekorasi. UX adalah cara website memandu user sampai melakukan aksi: chat, booking, atau checkout. Ini elemen UX yang paling berdampak ke conversion rate.

Budi Santoso
03 Januari 2026
6 min

UX Itu Apa Sebenarnya?

UX adalah pengalaman user saat berinteraksi dengan website: dari pertama datang sampai mereka melakukan tindakan (chat, booking, checkout). UX yang baik membuat user merasa: “Oh, jelas. Gampang. Saya percaya.”


Kenapa UX Berdampak Langsung ke Konversi?

Karena user tidak membeli “desain”, user membeli rasa yakin.

UX membantu mengurangi keraguan dengan:

- alur yang jelas

- informasi yang tepat di waktu yang tepat

- proses yang cepat dan minim friksi


6 Elemen UX yang Paling Pengaruh

1. Value proposition jelas di hero

User harus paham: kamu siapa, bantu apa, dan apa bedanya.


2. CTA yang konsisten

Jangan bikin user mikir: “Klik yang mana?”


3. Hierarki visual

Gunakan heading, spacing, dan kontras untuk mengarahkan fokus.


4. Trust signals

Testimoni, portofolio, badge, dan studi kasus menaikkan kepercayaan.


5. Form yang ringkas

Makin banyak field, makin banyak yang batal.


6. Kecepatan & mobile experience

UX buruk paling sering terjadi di mobile. Pastikan responsive total.


Contoh Perbaikan yang Sering Memberi “Quick Win”

- CTA sticky di mobile (chat/whatsapp)

- Testimoni dekat CTA

- FAQ di bawah penawaran

- Copywriting lebih spesifik (bukan generik)


Penutup

UX yang baik tidak selalu terlihat “ramai”, tapi terasa “mudah”.

Kalau kamu ingin website yang bukan hanya keren, tapi juga menghasilkan, Foreno bisa bantu audit UX dan meningkatkan conversion rate secara terukur.