Cara Meningkatkan Kecepatan Loading Website hingga 50%
Blog/Performance
Performance

Cara Meningkatkan Kecepatan Loading Website hingga 50%

Website cepat = UX naik, SEO naik, konversi naik. Ini checklist optimasi performa yang paling berdampak: gambar, caching, code splitting, dan font.

Maya Wijaya
08 Januari 2026
5 min

Kenapa Kecepatan Website Itu “Uang”?

Delay 1–2 detik bisa bikin user pergi sebelum baca apa-apa. Kecepatan berpengaruh ke:

- SEO (Core Web Vitals)

- UX (bounce rate)

- Konversi (lead/checkout)


Checklist Optimasi Paling Berdampak

1. Optimasi gambar (paling sering jadi biang kerok)

- Pakai next/image

- Kompres (WebP/AVIF)

- Set ukuran yang tepat (jangan 4K untuk mobile)


2. Lazy load konten berat

- Image di bawah fold

- Video embed

- Komponen interaktif yang tidak urgent


3. Caching yang benar

- Cache static assets

- Gunakan CDN bila memungkinkan


4. Kurangi JavaScript yang tidak perlu

- Hapus library yang jarang dipakai

- Code splitting + dynamic import untuk komponen berat


5. Optimasi font

- Gunakan 1–2 font family

- Subset font

- Display swap


Quick Win (30 Menit)

- Ganti img ke next/image

- Kompres hero image

- Matikan plugin/skrip third-party yang tidak dipakai

- Audit dengan Lighthouse


Penutup

Website cepat itu efek domino: SEO naik, user betah, dan konversi meningkat.

Kalau kamu mau, Foreno bisa bantu audit performa dan bikin rencana optimasi yang realistis sesuai prioritas bisnis.