Jawaban Cepat
- Marketplace: cepat mulai, traffic sudah ada, tapi kontrol dan data terbatas.
- E-commerce: butuh effort di awal, tapi brand, data, dan margin lebih bisa kamu kontrol.
Kapan Marketplace Lebih Tepat?
Marketplace cocok untuk tahap validasi produk:
- Kamu ingin tes demand
- Operasional masih sederhana
- Fokus cari repeat buyer dulu
Risiko: persaingan harga, fee, dan “customer milik platform”.
Kapan E-Commerce (Website) Lebih Tepat?
E-commerce cocok untuk membangun brand dan growth jangka panjang:
- Kamu ingin kontrol pengalaman belanja
- Kamu butuh data customer (email/whatsapp) untuk retargeting
- Kamu ingin landing page promosi yang fleksibel
Keuntungan: brand kuat, margin lebih aman, dan customer relation lebih terjaga.
Strategi Hybrid (Paling Realistis)
Banyak brand sukses menjalankan keduanya:
- Marketplace untuk akuisisi traffic cepat
- Website untuk repeat order, bundle, loyalty, dan upsell
Checklist Keputusan
- Jika targetmu “jualan cepat” → Marketplace dulu
- Jika targetmu “brand + repeat order” → Website e-commerce
- Jika kamu ingin scale serius → Hybrid (marketplace + website)
Penutup
Yang paling penting: jangan pilih berdasarkan tren, tapi berdasarkan stage bisnis.
Kalau kamu mau, Foreno bisa bantu menentukan stack e-commerce yang pas (Shopify, WooCommerce, atau custom Next.js) sesuai kebutuhanmu.